Argon (Ar) dalam Pengolahan Air
Jawaban Singkat
Argon (Ar) adalah unsur gas mulia dengan nomor atom 18. Pada kondisi standar, wujudnya gas dan massa atom relatifnya 39.9.
Argon biasanya bukan target pengolahan air. Jika gas mulia terlarut perlu dikendalikan pada proses khusus, operasi perpindahan gas seperti aerasi, vacuum degassing, atau kontaktor membran lebih relevan daripada filter partikel.
Fakta Menarik
- Argon membentuk hampir 1% atmosfer Bumi, sehingga kadarnya jauh lebih besar daripada karbon dioksida dalam udara kering.
- Namanya berasal dari kata Yunani yang berarti “tidak aktif”, mencerminkan sifatnya yang enggan membentuk senyawa.
- Filter partikel tidak dapat menghilangkan gas terlarut; pengendalian khusus bergantung pada perpindahan gas, tekanan, dan luas kontak membran.
Implikasi untuk Desain Pengolahan Air
Nama unsur saja belum cukup untuk memilih teknologi. Periksa bentuk kimia atau spesiasi, kadar total dan terlarut, pH, alkalinitas, ion pesaing, serta target air produk. Kirim hasil analisis air kepada tim Watermart untuk menilai kebutuhan uji tambahan dan opsi proses sebelum menentukan peralatan.
Sumber Data Ringkasan
Argon (Ar)
1. Informasi Dasar
| Properti | Nilai |
|---|---|
| Nomor Atom | 18 |
| Simbol | Ar |
| Massa Atom | 39,948 g/mol |
| Kategori | Gas Mulia |
2. Sifat Fisika dan Kimia
Argon adalah gas mulia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Beberapa sifat penting meliputi:
- Titik didih: -185,7°C
- Titik leleh: -189°C
- Densitas: 1,78 g/L pada 0°C
- Kelarutan dalam air: 61 mg/L pada 20°C
- Sangat stabil dan inert secara kimiawi
3. Keberadaan dalam Air dan Efek Kesehatan
Argon hadir dalam air alami dalam konsentrasi rendah, sekitar 0,45 mg/L. Karena sifatnya yang inert, argon tidak memiliki efek kesehatan langsung pada manusia ketika hadir dalam air minum. Namun, dalam konsentrasi tinggi di udara, argon dapat menggantikan oksigen dan menyebabkan asfiksia.
4. Aplikasi Pengolahan Air dan Metode Penghilangan
Meskipun argon jarang menjadi target utama dalam pengolahan air, beberapa metode dapat digunakan untuk menghilangkannya jika diperlukan:
- Aerasi: Efektif untuk menghilangkan gas terlarut termasuk argon
- Degasifikasi vakum: Dapat menghilangkan argon dan gas lainnya
- Membran degas: Memungkinkan pemisahan selektif gas dari air
Dalam kebanyakan kasus, penghilangan argon dari air tidak diperlukan karena konsentrasinya yang rendah dan sifatnya yang inert.
5. Penggunaan Industri dalam Pengolahan Air
Meskipun argon tidak umum digunakan secara langsung dalam pengolahan air, gas ini memiliki beberapa aplikasi terkait:
- Digunakan sebagai gas pelindung dalam pengelasan peralatan pengolahan air stainless steel
- Sebagai gas inert dalam analisis laboratorium kualitas air
- Dalam pembuatan ozon untuk disinfeksi air, argon kadang digunakan sebagai gas pembawa
8. Dampak Lingkungan dan Pertimbangan Keberlanjutan
Argon adalah gas alami yang tidak beracun dan tidak berkontribusi pada pemanasan global atau penipisan ozon. Produksi argon industri umumnya dilakukan melalui distilasi udara cair, yang relatif efisien energi. Penggunaan argon dalam aplikasi terkait air umumnya memiliki dampak lingkungan minimal.