Hidraulika pipa · Darcy–Weisbach

Kalkulator kecepatan & pressure loss pipa

Gunakan diameter internal aktual—bukan nominal pipe size—untuk melihat velocity, Reynolds number, friction factor, dan tekanan pompa yang habis pada pipa serta fitting.

Pompa dan pipa transparan yang menunjukkan velocity serta pressure loss
1 · Pipa dan flow
2 · Fluida dan pipa

Duty pipa

Aliran turbulent

Darcy–Weisbach
Velocity air0.63m/s2.06 ft/s · Re 25,839
Head loss pipa + fitting1.32 mf = .0242
Friction pressure loss.129 bar12.9 kPa
Kontribusi total pump head1.32 mfriction + elevasi statis terinput

Interpretasi:

Mengapa diameter internal penting

Perubahan kecil pada bore berdampak besar pada energi.

Velocity naik berbanding terbalik dengan luas, dan friction naik kira-kira dengan kuadrat velocity. Pipe schedule, liner, dan scale dapat lebih penting daripada nominal size yang tercetak. Friction turbulen menggunakan pendekatan Haaland.

v = Q ÷ (πD²/4)Re = vD ÷ kinematic viscosityh = [f(L/D) + ΣK] × v² ÷ 2gΔP = ρgh

Handoff ke pump curve

Ini hanya satu bagian dari total dynamic head.

  1. Tambahkan equipment loss pada flow aktual.
  2. Tambahkan terminal pressure dan elevasi yang diperlukan.
  3. Plot system curve terhadap pump curve.
  4. Periksa minimum/maximum flow, NPSH, dan posisi valve.

Periksa asumsi

Metode dan referensi utama

Rumus ditampilkan agar hasil dapat diperiksa. Data produk dan kondisi lapangan tetap menentukan pemilihan final.

Dari hasil ke peralatan

Bawa duty point, bukan sekadar nama produk.

Watermart dapat memeriksa perhitungan terhadap analisa air, tekanan, valve, pompa, dan batas instalasi aktual.

Diskusikan perhitungan ini

Perhitungan awal untuk edukasi—bukan desain tersertifikasi, penawaran, atau jaminan performa pengolahan.

WhatsApp